Jumat, 20 April 2012

mengenali gejala over heat pada mesin mobil anda


KENALI GEJALA OVERHEAT PADA MOBIL MAZDA<FORD DAN TIMOR DAN MOBIL LAINNYA


Salah satu masalah yang berhubungan denga radiator adalah Overheat.
Overheat adalah penyakit yang sangat di takutkan oleh setiap pemilik kendaraan. Karena efek dari overheat ini bisa jadi sangat fatal akibatnya pada mesin kendaraan.

Overheat pada mobil Mazda,Ford dan Timor bisa terjadi jika cooling system (system pendingin) pada mesin tidak bekerja dengan baik, diantaranya:
  • Fan radiator dan extra fan yang tidak bekerja semestinya (tali kipas longgar pada Mazda Vantrend atau Motor fan bermasalah pada Mazda,Ford dan Timor anda)
  • Thermostate yang tidak lagi bisa membuka dengan sempurna
  • Pompa Air yang sudah udzur
  • Supply bahan bakar yang tidak tepat(biasanya terlalu dicekik)
  • Pengapian yang tidak tepat
  • Adanya kebocoran pada system pendingin sehingga coolant berkurang (water plug pada blok mesin, pipa-pipa air, radiator dll)
  • Radiator yang tersumbat, yang mengakibatkan sirkulasi coolant tidak mulus
  • Tutup radiator yang sudah tidak mampu menahan tekanan, dan mengakibatkan coolant selalu berkurang.
  • Sirkulasi angin yang tidak lancar terhadap kisi-kisi radiator, biasanya ini terjadi dikarenakan pemasangan lampu tambahan atau accessories lainnya atau karena kisi-kisi radiator kotor.


Bagi pengendara kendaraan yang awam mungkin ciri ciri di bawah ini bisa menjadi acuan tanda-tanda dini deteksi overheat pada mobil Mazda,Ford dan Timor:

  • Terjadi ngelitik berkepanjangan saat setelah menempuh perjalanan cukup jauh, sementara tidak terjadi saat mesin masih cukup dingin Diakibatkan karena bahan bakar dapat terbakar sendiri sebelum waktunya .
  • Tenaga mesin berkurang saat mesin sudah cukup panas
  • Temperature gauge menunjukan suhu lebih tinggi dari standarnya, bahkan bisa mencapai garis merah.


Efek samping dari overheat pada mobil Mazda,Ford dan Timor  yang terjadi bisa beraneka ragam dari yang ringan ringan saja sampai yang paling parah bisa menyebabkan mesin amburadul.
Efek overheat pada mobil Mazda,Ford dan Timor ini diantaranya dapat menyebabkan :

  • Seal-seal bocor karena bekerja diatas suhu normalnya yang mengakibatkan deformasi pada materialnya, sehingga terjadinya kebocoran oli
  • Bercampurnya air dan oli sebabkan oleh lepasnya rekatan packing cylinder head dan biasanya disertai melengkungnya cylinder head.
  • Lepasnya rekatan ini juga mengakibatkan udara panas hasil pembakaran merembet masuk ke daerah water jacket cylinder head yang mengakibatkan suhu mesin menjadi bertambah panas diakibatkan udara panas mendidihkan air di water jacket tersebut ciri2nya keluarnya gelembung gelumbung udara panas dari tutup radiator bila dibuka dan tidak berhenti sampai 2 air didalam radiator mendidih dan ini berlangsung cukup cepat.
  • Pada keadaan ekstrim overheat bisa menyebabkan juga baretnya cylinder bore dan piston dikarenakan pemuaian yang berlebihan dapat menyebabkan piston dan kawan kawan rusak parah karena piston yang sudah tidak bisa bergerak lagi karena pemuain tadi akan tetapi tetap di tarik oleh putaran crankshaft yang masih bekerja dan akibatnya piston patah dan lepas dari stangnya.
  • Beberapa kasus overheat dapat menyebabkan juga jebolnya blok mesin yang di hajar oleh conrod atau stang piston karena masalah diatas.
  • Pemuaian akibat overheat yang parah dapat juga menyebabkan Crankshaft patah, loooohhh kok bisa? Ya karena panas berlebih bisa menyebabkan metal fatig (kelelahan metal) dan akibat dari yang saya sebutkan diatas piston stuck, crankshaft masih berusaha berputar tetapi tidak kuat dan akhirnya kraaakkk patah.
    Tentunya kita tidak ingin kejadian-kejadian diatas menimpa kendaraan kita bukan? Nah gimana sih cara penanggulangannya?
    Caranya sebenarnya mudah saja, diantaranya….
  • Kenalilah gejala-gejala dini overheat seperti disebutkan di atas
  • Kenalilah penyebab over heat diatas dan periksalah kondisi system pendingin (cooling system) secara periodik
  • Gantilah komponen pendukung cooling system jika sudah melebihi 100ribu km atau paling tidak 5 tahun mana yang tercapai terlebih dahulu. Seperti thermostate, water pump dll
  • Jangan anggap enteng berkurangnya coolant pada reservoir dan bahkan radiator
  • Biasakan dalam setiap perjalan untuk memonitor panel instrument terutama water temperaturnya
  • Konsultasikan pada ahlinya atau bengkel mobil Mazda,Ford dan Timor yang anda percaya, jika diperlukan.


Bila Terjadi Overheating pada mobil Mazda,Ford dan Timor anda

Pengemudi mobil Mazda ,Ford dan Timor seharusnya merasa terganggu bila salah satu lampu/kontrol dalam odometernya menyala. Karena, memang lampu/kontrol itu diciptakan untuk memperingatkan pengemudi bahwa telah terjadi kerusakan sehingga lampu/kontrol memberitahu anda.

Salah satu lampu/kontrol itu berkait dengan temperatur mesin. Bila bagian ini menyala atau melampaui batasan normal , pengemudi harus segera mengambil lengkah yang benar supaya mobil tidak tambah amburadul. Karena, bila lampu kontrol suhu mesin menyala, berarti mobil Mazda,Ford,Timor anda  mengalami overheating.

Banyak penyebab terjadinya overheating pada mobil Mazda,Ford ,Timor. Namun, dalam keadaan mobil dikendarai di tengah lalu lintas padat, pengemudi disarankan untuk segera menghentikan mobil tersebut untuk melakukan pengamanan darurat, sebelum membawanya ke bengkel Mazda,Ford,Timor terdekat.
  • Jangan mencoba memaksakan mobil tetap terus dikendarai bila tak menginginkan mesin kendaraan bakal lebih rusak. Karena, bila lampu kontrol temperatur menyala/kontrol temperature melebihi batas normal/merah , itu berarti mesin mobil mengalami overheating (panas yang kelewat batas).
  • Dalam kondisi mobil Mazda,ford,Timor  normal, betapa pun suhu udara sedang terik, atau ketika kendaraan dibawa melaju dan kerap berhenti -- dengan mesin tetap menyala -- lampu kontrol tak bakal menyala bila memang tak terjadi kerusakan rangkaian sistem pendingin mobil tersebut.
  • Lalu, bagaimana menghadapi keadaan overheating, supaya kerusakan tidak semakin parah? Berhentilah mengemudi secepatnya. Setelah menepikan mobil, matikan mesin dan bukalah penutupnya supaya mesin cepat dingin.
  • Jangan pernah mencoba membuka tutup radiator kala mesin masih panas. Soalnya radiator itu berisi air panas yang memiliki tekanan tinggi. Karena itu, bila tutup radiator dibuka saat keadaan panas, bakal terjadi semburan air panas yang dapat membahayakan diri. Tunggulah mesin sampai dingin untuk membuka tutup radiator.Apabila terpaksa harus membukanya lindungi diri anda dengan selembar kain yang diletakkan melebar diatas tutup radiator pastikan cukup lebar untuk menahan semprotan air panas dari radiator,jagn langsung membukanya bukalah dengan perlahan tahan sebentar dengan menekan tutupnya untuk memastikan tekanan uap air tidak akan mendorong tutup keluar dan menyiram anda dengan air mendidih tunggu sampai bunyi mendesisis hilang baru buka tutupnya selama proses ini pastikan bahwa anda memegang tutup radiator dengan bahan yang cukup tebal karena begitu tutup terbuka suhunya akan meningkat dari suhu semula yang dapat mengakibatkan anda kaget dan melepaskan pegangan anda dari tutup.ingat ini hanya dilakukan apabila anda merasa cukup terlatih jika tidak biarkab yang profesional saja yang melakukannya
  • Setelah mesin dingin, bukalah penutup radiator untuk memastikan ketersediaan air di dalamnya. Betapapun mesin sudah dingin -- setelah mengalami overheating -- bukalah penutup dengan hati-hati dengan cara memutar perlahan dan tunggu hingga keluar suara desis udara dari dalam radiator.
  • Kemudian tambahkan air ke dalam radiator secara perlahan, bila memang jumlah air berkurang. Idealnya dilakukan penambahan 50 persen air tawar dan 50 persennya lagi dengan cairan antifreeze atau di sini dikenal sebagai water coolant. Cairan khusus radiator yang banyak diperdagangkan di banyak toko itu berfungsi sebagai antikorosi dan penahan titik didih. Namun dalam kondisi darurat, seperti misalnya Anda tak bisa mendapatkan water coolant, bisa saja penambahan seluruhnya dengan air tawar.
  • Setelah mengalami overheating, inspeksi terhadap kemungkinan lain kendaraan kehabisan air radiator perlu juga dilakukan. Biasanya mesin mobil bakal kelewat panas bila sistem pendingin lainnya mulai kipas tambahan, pompa air atau kebocoran pelumas, bisa muncul sebagai penyebabnya.
  • Bila didapati kipas tambahan (extra fan) rusak, cobalah untuk memperbaikinya dengan memulai memeriksa komponen relay-nya. Sebab kerusakan bagian ini biasanya yang paling sering membuat kipas tambahan tak berfungsi.
  • Biasanya kerusakan kipas tambahan tak membuat mesin kelewat panas. Maka bila telah didapati kerusakan ini dan radiator dipastikan telah terisi air penuh, perjalan dapat dilanjutkan. Tapi, perlu memilih lalu lintas yang tak padat arus, Soalnya kelancaran hembusan udara dari grill depan -- dalam keadaan darurat -- cukup membantu proses pendinginan mesin.
  • Kemudian, bila didapati kebocoran dalam pompa air (water pump), yakinkan jumlah air yang keluar tak terlalu banyak. Bila ini yang terjadi, mobil masih direkomendasikan berjalan dengan catatan air dalam radiator harus sering ditambah.
  • Terakhir perlu diketahui, bila mobil dipaksakan berjalan dalam keadaan overheating dipastikan bakal membuat mesin mobil Mazda,Ford dan Timor anda  rontok. Diawali dengan keadaan knocking (populer dikenal sebagai ngelitik), mesin kelewat panas dapat mengakibatkan kerusakan gasket, ring bahkan piston mobil bersangkutan. Bila kondisi ini terus terjadi, komponen dalam mesinpun bakal berantakan. Selain itu overheating dapat menyebabkan kapala silinder melengkung dan mesin tak lagi dapat optimal bekerja, walaupun nantinya bagian ini masih dapat diperbaiki dengan cara pembubutan. Dalam batas tertentu, kepala silinder yang melengkung akibat overheating tak lagi dapat diselematkan dengan cara pembubutan, ini karena umumnya kapala silinder terbuat dari campuran aluminium.

Tips
  1. JANGAN memakai air ledeng atau air sumur untuk mengisi radiator, gunakan aquadest yang dicampur dengan coolant sebagai inhibitor (pencegah karat dan kerak). Pemakaian aquadest saja tak dapat mencegah timbulnya karat.
  2. Flush dan ganti coolant secara teratur. Kualitas dan jenis coolant yang dipakai sangat menentukan keawetan mesin, dianjurkan memakai Extended Life Coolant (ELC) atau Surfactant Coolant (SC), beberapa produk coolant dijual siap tuang.
  3. Ganti tutup radiator setiap 4 - 5 tahun, tutup aus tak bisa melepas kelebihan tekanan, akan merusak cylinder head gasket dan kepala radiator, gunakan tutup radiator original.
  4. Ganti hose atas dan bawah ke arah Radiator, hose water feed dan return Throttle Body atau Carburetor, hose reservoir dan hose Heater Core (untuk tipe AC dengan heater) setiap 4 - 5 tahun, harganya murah tetapi sangat vital.
  5. Jika sudah berumur 8 - 10 tahun, OH radiator, bersihkan saluran di dalam, ganti Radiator Head dan Thermostat.
  6. Jangan melepas Thermostat, karena akan mengacaukan suhu kerja mesin serta menyebabkan mesin lebih Boros &coolant mudah menguap.
  7. Gunakan Radiator Head original, jangan mengganti dengan Radiator Head dari bahan kuningan, karena jika terjadi over pressure, Packing Cylinder Head yang akan menjadi korban.
  8. Periksa motor fan, O-Ring baut pembuangan dan hose ke arah reservoir karena daerah ini rawan kebocoran
  9. Selalu waspada terhadap perubahan abnormal pada unjuk kerja mobil Mazda,Ford Timor anda yang dapat menjadi indikasi awal terjadinya kerusakan pada system coolan mobil Mazda,Ford,Timor anda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar